Interior Lobby Rumah Sakit UNIMUS

Lobi rumah sakit adalah tempat orang-orang check-in untuk membuat janji, menunggu untuk menerima perawatan, atau lewat dalam perjalanan mengunjungi orang yang dicintai. Biasanya, lobi rumah sakit mencakup meja depan, tempat duduk yang luas, dan mungkin ruang bersebelahan untuk minum kopi atau teh. Namun, seiring dengan semakin baiknya pemahaman kita mengenai pengaruh desain bangunan terhadap kepuasan pasien dan seiring dengan berkembangnya teknologi layanan kesehatan untuk meminimalkan waktu menunggu, desain lobi rumah sakit pun mengalami perubahan. Pada saat yang sama, industri layanan kesehatan mendorong keterlibatan masyarakat, dan desain fasilitas layanan kesehatan dapat menawarkan ruang publik dengan fitur dan fasilitas untuk mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Sebagai hasil dari perubahan ini, para arsitek merespons dengan desain lobi rumah sakit yang berpusat pada pasien yang menawarkan lebih dari sekedar kursi untuk menunggu.

Tren Desain Lobi Rumah Sakit
Evolusi desain lobi rumah sakit adalah bagian dari gerakan rumah sakit yang lebih besar untuk meningkatkan pengalaman pasien, meningkatkan fleksibilitas desain ruangan, dan menggabungkan teknologi baru. Tren desain lobi rumah sakit terkini berfokus pada:

Kenyamanan dan Kepuasan Pasien : Meskipun kenyamanan dan kepuasan pasien selalu menjadi ukuran penting keberhasilan di fasilitas kesehatan mana pun, rumah sakit semakin menyadari bahwa desain, serta kualitas layanan klinis, berperan dalam metrik ini. Salah satu cara untuk meningkatkan kenyamanan dan kepuasan di lobi rumah sakit adalah dengan merancang ruang dengan mempertimbangkan fitur desain perhotelan serta hasil akhir yang menarik, perabotan yang nyaman dan bervariasi, dan bahkan layanan pramutamu untuk menjawab pertanyaan dan membantu pasien menavigasi fasilitas. Beberapa rumah sakit memilih untuk menerapkan prinsip desain biofilik , seperti tanaman dalam ruangan dan jendela yang menghadirkan cahaya alami dan menawarkan pemandangan alam, menciptakan pengalaman yang lebih menenangkan dan memperkaya ruang.

Privasi : Tata letak ruang lobi penting, karena pasien perlu merasa nyaman saat check-in dan mendiskusikan informasi kesehatan dan pembayaran mereka dengan resepsionis dan personel lainnya. Menciptakan ruang antara area tempat duduk dan bagian penerima tamu atau menggabungkan penyangga visual (yang tetap memungkinkan staf memiliki kendali visual terhadap lingkungan) dapat membantu pasien merasa lebih aman dalam berbagi informasi sensitif.

Ruang yang Dapat Digunakan : Beberapa rumah sakit merancang lobi untuk menawarkan berbagai jenis area berbeda bagi pasien, memberikan ruang bagi pasien untuk memaksimalkan waktu sebelum janji temu. Area bermain untuk anak-anak, tampilan interaktif, area yang dirancang untuk bekerja dengan laptop, dan bahkan taman luar ruangan untuk berjalan kaki memungkinkan pasien dan pengunjung memilih bagaimana mereka ingin menghabiskan waktu mereka.

Teknologi: Teknologi dapat membuat check-in dan navigasi rumah sakit menjadi lebih efisien. Kios check-in mandiri dapat mempercepat proses bagi banyak pasien dan papan informasi digital membantu menyampaikan informasi waktu tunggu. Beberapa rumah sakit menawarkan aplikasi yang dapat diunduh pasien di ponsel mereka agar mereka dapat menyelesaikan dokumen lebih awal atau untuk mengakses peta fasilitas dengan mudah.

Pencarian Jalan : Rumah Sakit dapat menjadi tempat yang membingungkan untuk dinavigasi, dan dengan semakin sedikitnya titik interaksi manusia yang memungkinkan pasien menanyakan arah, menawarkan solusi pencarian jalan yang sederhana dan jelas menjadi semakin penting. Tekniknya dapat berkisar dari solusi desain dan material, seperti jalur koordinasi warna atau pencahayaan aksen hingga opsi teknologi seperti yang telah kita bahas di atas, seperti papan reklame digital dan aplikasi telepon.